Ini 2 Maskapai Pilihan Kemenag untuk Penerbangan Haji 2016

Ini 2 Maskapai Pilihan Kemenag untuk Penerbangan Haji 2016

Kementerian Agama telah menetapkan dua maskapai penerbangan untuk pengangkutan udara jemaah haji Indonesia 2016. Kedua maskapai dinilai memenuhi kualifikasi yang ditetapkan.

“Penyediaan transportasi udara jemaah haji Indonesia melalui tahapan proses seleksi,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Abdul Djamil dalam konferensi persnya di Gedung Kemenag, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Abdul mengatakan, tender penyediaan transportasi udara jemaah haji Indonesia 2016 dilakukan pada 18-19 Februari. Peserta tender diikuti oleh empat maskapai nasional yakni, Garuda Indonesia, Air Asia, Lion Air, Citilink dan satu maskapai asing yakni Saudi Arabian Airlines (Saudia).

“Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi kelengkapan dokumen, PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines telah memenuhi semua persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Abdul Jamil.

Jamil menekankan jaminan keselamatan bagi jamaah haji terhadap perusahaan penerbangan yang akan mengangkut jamaah haji. Jaminan keamanan tersebut, Jamil mengaku merupakan salah satu poin seleksi dalam memilih maskapai.

Pada 24 Mei kemarin, Kemenag telah melakukan penandatangan perjanjian pengangkutan udara untuk jamaah haji 2016 dengan PT Garuda Indonesia. Penandantangan serupa akan dilakukan dengan Saudi Arabian Airlines pada Juni mendatang.

“Setelah dilakukan penandatanganan perjanjian pengangkutan udara, maka perusahaan penerbangan sebagai pelaksana transportasi udara jemaah haji segera menyiapkan hal-hal teknis lainnya terkait operasional penerbangan haji termasuk landling permit dan slot time di Arab Saudi maupun di Indonesia,” kata dia.

Abdul menjelaskan, Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Jakarta (Khusus jamaah haji provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Solo, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Sementara Saudi Arabian Airlines akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Batam, Palembang, Jakarta (Khusus Jemaah haji Provinsi Jawa Barat), Banjarmasin, dan Surabaya.

Kloter penerbangan jemaah haji terbagi menjadi dua tahap. Kloter pertama akan diberangkatkan secara nasional pada 9 Agustus sampai dengan 22 Agustus. Sementara kloter kedua diberangkatkan pada 23 Agustus sampai 5 September. “Kloter pertama diterbangkan menuju Madinah, dan pulang melalui Jeddah. Kloter kedua menuju Jeddah dan pulang melalui Madinah,” kata Abdul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.