AS Kirim Bomber ke Korea, China: Jangan Menambah Ketegangan

USAF

Menyusul penerbangan pembom B-1B Amerika di atas Korea Selatan, China menyerukan semua pihak untuk menjauhkan diri dari menghasut ketegangan di wilayah tersebut.

“Saya pikir posisi China sangat jelas. Mengingat situasi, kami berharap bahwa semua pihak menahan diri, berhenti memprovokasi satu sama lain atau meningkatkan ketegangan di kawasan itu,” kata  juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hua Chunying Selasa 13 September 2016.

Seperti diberitakan sebelumnya dua pembom B-1 Lancer telah tiba di Osan Air Base selatan Seoul pada Selasa pagi.

Kedatangan mereka dimaksudkan untuk unjuk kekuatan dan solidaritas Amerika Serikat dan Korea Selatan setelah Korea Utara melakukan uji bom nuklir kelimanya pada Jumat 9 September 2016.

Penerbangan pesawat yang juga dijuluki Backbone itu awalnya dijadwalkan akan dilakukan Senin, tetapi cuaca telah memaksa penundaan hingga Selasa. “Karena kondisi cuaca buruk, penyebaran ke Osan Air Base ditunda hari ini,” bunyi pernyataan militer AS di Korea Selatan.

Lancer adalah pembom strategis supersonik berkemampuan nuklir. Sebuah armada B-1B dikerahkan ke Guam pada bulan Agustus untuk mengirim pesan ke Pyongyang.

Korea Utara melakukan uji coba nuklir kelima pekan lalu. Sejumlah ahli memperkirakan kekuatan bom yang diuji mencapai 30 kiloton, atau dua kali lipat dari bom atom Hiroshima.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.