Teknologi Blackbox Masa Depan, Mengapung & Tahan Lebih Lama

Teknologi Blackbox Masa Depan

Pasca-insiden hilangnya Malaysia Airlines MH-370 pada Maret 2014, mulai digagas agar pesawat komersial menerapkan teknologi terbaru kotak hitam yang bernama deployable flight recorder alias kotak hitam yang bisa mengambang di air.

Meski cenderung baru dalam dunia penerbangan komersial, dua produsen pesawat komersial terbesar di dunia berselisih paham untuk melengkapi pesawat dengan alat ini.

Adalah anggota Kongres Amerika Serikat David Price yang mengusulkan penggunaan alat ini alam penerbangan komersial. Kotak hitam jenis ini memang sudah digunakan pesawat Angkatan Laut AS dalam dua dekade terakhir.

Kotak hitam jenis ini, secara otomatis keluar dari pesawat sebelum benturan terjadi. Ia akan mengapung di lautan, sehingga memudahkan pencarian karena dilengkapi dengan pemancar locator darurat yang bakal lebih mudah dideteksi.

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=IQ7skj5MskM[/embedyt]

Kendati mengusung teknologi mutakhir dalam dunia penerbangan komersial, dua produsen pesawat komersial terbesar di dunia berselisih paham untuk melengkapi pesawat dengan alat ini. Airbus mengaku sudah hampir siap membekali pesawatnya dengan deployable recorder ini.

“Kami dapat mengatakan hari ini bahwa kami cukup yakin solusi penggunaan alat ini,” kata Pascal Andrei, kepala petugas keamanan perusahaan pembuat pesawat asal Prancis itu kepada Dewan Nasional Keselamatan Transportasi AS, seperti dilansir Sydney Morning Herald.

Sebuah slide presentasi Andrei menunjukkan, Airbus berencana melengkapi kotak hitam model terbaru itu pada jenis A350 dan A380, dua pesawat yang dirancang untuk penerbangan jarak jauh di atas lautan. Namun Boeing, saingan Airbus, ternyata justru menentang penggunaan teknologi terbaru itu.

“Kotak itu rentan melontar tanpa sengaja dan justru menjadi risiko terhadap keamanan penerbangan,” kata Mark Smith, seorang investigator kecelakaan pesawat dari Boeing.

Berdasarkan catatan Smith, hanya akan ada satu kecelakaan setiap
sepuluh tahun yang melibatkan pesawat komersial di lautan yang tidak dapat ditemukan lebih dari satu tahun.

Di sisi lain, dengan penggunaan deployable recorder itu, kata Smith, “Bisa lima atau enam kali peristiwa terlontarnya kotak hitam secara tak sengaja dalam setiap tahun. Menurutnya, itu risiko yang tak bisa diterima. “Kita perlu berhati-hati memperkenalkan konsekuensi yang tidak diinginkan dalam dunia penerbangan komersial,” ujarnya.

Teknologi Blackbox Masa Depan Mengapung Tahan Lebih Lama
Klik pada gambar untuk memperbesar.

Usulan senator di AS itu baru ditanggapi serius jauh hari kemudian oleh Komisi Eropa. Berdasarkan aturan baru yang dikeluarkan Komisi Eropa pada Desember 2015 lalu, industri penerbangan diberikan waktu tiga tahun untuk menginstal alat pelacakan pesawat saat terbang dalam kondisi normal di luar jangkauan radar, terlebih di lautan atau daerah terpencil. Mereka harus memiliki sistem untuk lebih sering update dalam keadaan darurat.  “Ini untuk mencegah terulangnya kembali kejadian (Air France) AF447 atau (Malaysia Airlines) MH370,” kata juru bicara Komisi Eropa.

Sebuah gugus tugas industri global awalnya mengusulkan bahwa teknologi baru itu harus sudah diperkenalkan pada 2016, namun industri penerbangan melobi regulator internasional untuk menunda hal itu.

Regulator Eropa telah mengatakan mereka akan meminta setiap pesawat jet melaporkan posisinya setiap tiga menit. Sebab kesenjangan empat menit di sinyal dari Air France pada 2009 membuat area pencarian pesawat itu di Laut Atlantik mencapai luasan 17.000 kilometer persegi.

Terpenting, kotak hitam atau flight data recorder (FDR) akan ditingkatkan fungsinya. Panjang maksimal rekaman suara kokpit akan ditingkatkan menjadi 25 jam dari saat ini dua jam. Lamanya waktu rekam ini untuk mengantisipai situasi terekstrem, seperti hilangnya MH370 yang hingga kini menyisakan misteri.

Sebagaimana usulan senator AS, FDR itu sebaiknya dirancang mampu mengambang, atau bisa keluar dari pesawat untuk mencegah raibnya kotak hitam dengan tiga kali lipat daya tahan baterai agar bisa mengirim sinyal kepada tim pencari hingga 90 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.