Tawarkan Paket Wisata 10 Juta, Lion Air Targetkan 30.000 Wisatawan Tiongkok ke Manado

    Lion Air Rajai Penumpang Domestik, Kuasai 35% Pasar

    Lion Air menargetkan 30.000 wisatawan asing dari China datang ke Manado hingga akhir tahun ini melalui paket wisata terjangkau senilai Rp10 juta selama lima hari empat malam di Bumi Nyiur Melambai.

    Memulai penerbangan perdana, Senin (4 Juli 2016), sebanyak 205 wisman asal China datang dari Macau dengan menggunakan Boeing 737 ER. Empat hari mendatang, Kamis (8 Juli 2016), akan dilanjutkan dengan penerbangan dari Shenzen – Manado, Kemudian Shanghai – Manado pada 12 Juli 2016.

    “Selanjutnya kami akan terbang setiap hari dari 6 kota di China ke Manado,” tutur Rusdi Kirana, bos Lion Group yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, seperti dikutip Detikcom, belum lama ini.

    Enam kota China yang akan di buka pintu penerbangan langsung oleh Lion a.l, Macau, Shenzen, Chongqing, Wuhan, Shanghai dan Changsa. Rusdi mengatakan keenam kota itu potensi pasarnya besar, jumlah penduduknya besar dan daya belinya besar.

    Paket yang dijual Lion di destinasi Manado adalah 5D4N, atau lima hari empat malam dengan harga paket Rp10 juta, termasuk tiket dan hotel yang dimiliki Lion Group. Membuka jalur penerbangan baru seperti ini, menurutnya, diperlukan keberanian dan promosi yang gencar, untuk menjual paket-paketnya.

    “Sampai Desember 2016, Lion Grup masih akan subsidi USD 10.000 untuk setiap penerbangan Tiongkok Manado,” tambahnya.

    Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Walikota Manado Vicky Lumentut turut menyambut kedatangan penerbangan perdana Macau-Manado di Bandara Sam Ratulangi, Senin pagi.

    Rusdi mengatakan tahun depan Lion grup berkomitmen untuk menjadikan Manado sebagai hub untuk Indonesia Timur dengan menarik wisman dari China, Korsel dan Jepang. “Jarak tempuh penerbangan ke tiga negara itu relatif singkat, antara 3 – 4 jam saja,” tuturnya.

    Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan hari pertama para wisatawan akan melihat destinasi yang terkait dengan Tiongkok di kota Manado. “Selanjutnya, mereka akan berwisata bahari, ada yang snorkeling, diving bagi yang sudah memiliki lisensi, dan bertelanjang kaki di pantai-pantai di sana,” ujarnya.

    Pada hari ke-3, wisman China meninjau objek wisata di luar kota Manado, lalu hari ke-4 difokuskan untuk shopping, spa dan leisure. “Untuk antisipasi ledakan wisman Tiongkok, kami akan membuat atraksi baru, yakni lintasan pacuan kuda, sehingga ada tontonan yang bisa dilihat di Manado,” tutur Gubernur.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.