Jumlah Turis Meningkat, Penerbangan Tak Terjadwal ke Tiongkok Ditambah

    Mengintip Super Diamond Seat Terbaru Garuda Indonesia

    Indonesia akan menambah jumlah penerbangan tidak berjadwal (charter flight) dari beberapa kota di Tiongkok, guna mendukung peningkatan jumlah kunjungan turis Tiongkok ke Indonesia.

    “Potensi pasar Tiongkok sangat besar, namun penerbangan ‘nonstop’ Tiongkok-Indonesia hanya 37 persen. Kita sangat lemah dibandingkan negara lain dalam menggarap penerbangan langsung dari Tiongkok,” kata Menteri Pariwisata Arif Yahya seperti dilansir Antara, Jumat (20/5/2016).

    Serangkaian kunjungan kerja di Tiongkok, Arif Yahya menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Citilink dan Wanda Grup, untuk penerbangan tak berjadwal dari Tiongkok ke Indonesia.

    Ia mengemukakan penerbangan nonsetop dari Tiongkok ke Indonesia sebagian besar harus singgah dulu di Hong Kong, Kuala Lumpur dan Singapura. “Padahal dua per tiga konsumen Tiongkok, ingin penerbangan langsung ke Indonesia,” ujar Arif, menambahkan.

    Karena itu, lanjut Menpar, Indonesia ingin menambah jumlah penerbangan tak berjadwal dari beberapa kota di Tiongkok ke Indonesia.

    “Rencananya penerbangan tak berjadwal tersebut akan di buka dari tujuh kota di utara Tiongkok ketiga ‘hub’ yakni hub Jakarta, hub Bali dan hub Singapura,” ungkap Arif.

    Dari ketiga hub itu, lanjut dia, para wisatawan dapat melanjutkan perjalanan wisata ke daerah tujuan wisata lain di Indonesia semisal Bintan, Batam, Yogyakarta, Manado, Morotai dan lainnya.

    “Diharapkan liburan musim panas sudah dapat operasional. Sehingga jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok diharapkan akan semakin banyak ke Indonesia,” ucap Menpar, berharap.

    Selama ini penerbangan nonsetop Tiongkok-Indonesia dilayani Garuda Indonesia melalui penerbangan reguler (Beijing-Jakarta, Beijing-Denpasar, Shanghai-Jakarta, Shanghai-Denpasar, Guangzhou-Jakarta dan Guangzhou-Denpasar).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.