Kuartal I, Load Factor Sriwijaya Air di DIY Belum Mengesankan

    Sriwijaya Air Grup menargetkan tingkat keterisian penumpang di DIY tahun ini bisa menyentuh angka 88% seperti load factor pada 2015. Pada Kuartal I 2016, load factor maskapai itu di DIY baru tercapai 84%.

    Maskapai ini, menargetkan keterisian penumpang pada 2016 ini minimal bisa sama dengan tahun sebelumnya, mengingat kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih. “Untuk kuartal I 2016, load factor kami 84 persen. Kuartal pertama memang masa-masa low season. Biasanya mulai naik saat kuartal II,” kata District Manager Sriwijaya Air Area Jogja Faisal Rahman.

    Dia mengatakan, ada tujuh kali penerbangan setiap harinya yang dimiliki Sriwijaya Air dari DIY, sedangkan NAM Air memiliki tiga kali penerbangan.

    Seiring peningkatan kapasitas pesawat, ungkap Faisal, pada 2016 diperkirakan ada kenaikan jumlah penumpang Sriwijaya Air. Pesawat yang digunakan sebelumnya berkapasitas 120 penumpang telah diganti dengan pesawat berkapasitas 189 penumpang.

    Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Agus Soedjono mengungkapkan, secara nasional, tingkat keterisian Sriwijaya Air sebesar 87,5%. Namun, ia optimistis mulai akhir April 2016, iklim bisnis penerbangan semakin menarik karena pembelanjaan APBN semakin besar.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.