USAF Mulai Mencari Pengganti Pesawat Kiamat

E-4B

Angkatan Udara Amerika telah memulai program untuk menggantikan empat jet E-4B Nightwatch yang juga dikenal sebagai National Airborne Operations Center aatau Pusat Operasi Lintas Udara Nasional. Diharapkan dalam waktu 10 tahun pesawat sudah diganti.

Juga dikenal sebagai pesawat kiamat, E-4B memiliki misi utama mereka untuk tetap mempertahankan kendali senjata nuklir jika terjadi perang nuklir. Mereka juga sering digunakan sebagai pesawat angkut untuk Menteri Pertahanan.

Pada bulan Desember, Angkatan Udara Amerika memposting pemberitahuan tentang pesawat pengganti yang diusulkan, yang akan disebut Survivable Airborne Operations Center, atau SAOC.

“Dalam kasus darurat nasional atau penghancuran pusat kendali komando darat, SAOC akan menyediakan platform komando, kontrol, dan komunikasi (C3) yang aman untuk mengarahkan pasukan Amerika, melaksanakan perintah perang darurat, dan mengoordinasikan tindakan oleh otoritas sipil,” kata Pemberitahuan USAF.

Kongres menganggarkan US$ 20 juta pada 2019 dan 2020 untuk mulai mencari pengganti E-4B dan dua jenis pesawat militer lainnya, E-6B Mercury dan C-32A.  Pemerintah Trump mencari US$ 76,4 juta dalam anggaran 2021, dan akan menghabiskan lebih dari setengah miliar dolar selama lima tahun ke depan mengembangkan pesawat baru. Pesawat-pesawat baru akan mulai bergabung dengan armada di akhir 2020-an.

E-4 yang putih dan besar telah menjadi pemandangan yang akrab di langit Nebraska sejak diperkenalkan pada pertengahan 1970-an. Mereka adalah versi militer dari Boeing 747-200 sipil, yang pertama kali terbang pada tahun 1968 dan produksi berakhir pada tahun 1991. Sebagian besar 747 yang digunakan sipil telah pensiun. Dengan kata lain E-4B menjadi beberapa 747 tertua yang masih terbang.

Mereka juga pesawat-pesawat Angkatan Udara yang paling mahal untuk dioperasikan. Business Insider pada tahun 2016 menghitung biaya terbang E-4B mencapai US$ 160.000 per jam.  Angka ini hampir US$ 30.000 per jam lebih mahal daripada bomber siluman B-2 Spirit.

Pada 2017, dua E-4B rusak ketika tornado menghantam jalur penerbangan Offutt Nebraska. Keduanya pada saat itu disimpan di hanggar, tetapi dengan ekornya ada di luar. Pesawat-pesawat itu mengalami kerusakan dengan total nilai US$ 8,3 juta dan satu pesawat tidak berfungsi hingga delapan minggu.

E-6B Angkatan Laut, meskipun berbasis di Kota Oklahoma, juga sering dipanggil di Offutt. Pekerjaan utama mereka adalah berkomunikasi dengan kapal selam rudal balistik Trident melalui sistem komunikasi frekuensi sangat rendah atau VLF. Sebanyak 22 E-6B adalah versi militer Boeing 707-320 sipil. Mereka adalah yang terakhir dari jenis yang dibangun, pada akhir 1980-an.

Sedang enam C-32A adalah pesawat jet Boeing 757-200 yang dikonfigurasikan untuk digunakan sebagai angkutan wakil presiden, ibu negara dan anggota kabinet. Mereka dibangun pada akhir 1990-an dan berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Andrews, Maryland. Ketika mereka membawa wakil presiden, mereka disebut “Air Force Two.”