9 Mobil Terbang Yang Suatu Hari Anda Gunakan untuk Pergi ke Kantor

Didorong oleh kemajuan teknologi dan permintaan untuk alternatif transportasi di kota yang semakin padat, pengusaha di seluruh dunia berlomba-lomba untuk  mengembangkan “mobil terbang” komersial. Desain yang muncul  sangat bervariasi, dan sebagian besar bukan benar-benar mobil yang mampu berkendara di jalan.

Berikut adalah beberapa model mobil terbang yang mungkin tidak akan lama lagi bisa anda beli dan untuk digunakan pergi ke tempat kerja.

VAHANA

Produsen pesawat Eropa Airbus bekerja di pusat penelitian Silicon Valley untuk membuat mobil terbang. Semula kendaraan ini akan menggunakan pilot tetapi kemudian dibuat  otonom. Pesawat lepas landas dan mendarat secara vertical dengan menggunakan tenaga listrik kokpit dipasang pada kereta luncur dan diapit oleh baling-baling di depan dan belakang. Airbus berencana untuk menguji prototipe sebelum akhir tahun 2017, dan memiliki Vahana pertama siap produksi pada tahun 2020.

CORMORANT

Dibangun oleh Urban Aeronautics/Tactical Robotics Israel. Urban Aeronautics melakukan tes penerbangan dari pesawat penumpang tak berawak  di Megido, Israel, akhir tahun 2016. Perusahaan mengatakan pesawat bisa terbang antara bangunan dan di bawah saluran listrik, mencapai kecepatan hingga 115 mph. Bisa terbang selama satu jam dan  membawa sampai 1.100 pound.

Kendaraan ini semla dirancang untuk  penggunaan militer. Lepas landas secara vertical dan  memiliki mesin helikopter standar, tapi tidak ada rotor utama yang besar. Daya angkat  berasal dari dua kipas yang terkubur di dalam badan pesawat. Dua kipas kecil  dipasang di belakang untuk memberi tenaga bergerak maju.

LILIUM JET

Perusahaan teknologi Jerman Lilium Aviation sedang membangun  sebuah pesawat dua kursi  yang akan lepas landas secara vertikal menggunakan 36 mesin kipas angin listrik di sepanjang sayapnya. Pesawat ini akan naik dengan kipas setelah itu, ia terbang  seperti pesawat menggunakan mesin jet listrik. Perusahaan telah melakukan pengujian penerbangan pesawat skala. Pesawat ini akan memiliki kecepatan jelajah diperkirakan hingga 190 mph dan berbagai 190 mil.

AEROMOBIL 3.0

Perusahaan AeroMobil Slovakia telah mengembangkan mobil dengan sayap yang terangkat untuk penerbangan. Menggunakan bensin biasa dan cocok di ruang parkir standar. Kendaraan  juga dapat take off dari bandara atau   jalur rumput atau  beraspal  hanya beberapa ratus meter. Sopir membutuhkan lisensi pilot.

EHANG 184

Pembuat pesawat tak berawak China Cia EHang telah melakukan penerbangan uji drone pembawa  orang di Nevada. Kendaraan lepas landas dan mendarat dengan diprogram sebelum penerbangan. Pejabat perusahaan mengatakan sebuah stasiun komando  di Cina akan dapat memantau  mengontrol pesawat mana saja di dunia.

S2

Joby Aviation dari Santa Cruz, California sedang mengembangkan pesawat listrik dua kursi dengan 12 tilt rotor tersusun sepanjang sayap dan ekor. Pesawat lepas landas dan mendarat secara vertikal dan dapat mencapai  kecepatan hingga 200 mph.

TRANSITION/TF-X

Terrafugia, yang berbasis di Woburn, Massachusetts, selama satu decade telah bekerja untuk membangun  mobil sayap yang bisa terbang atau didorong di jalan yang disebut Transition. Perusahaan mengatakan pihaknya berencana untuk memulai produksi Transition di 2019. Terrafugia juga bekerja membangun  “mobil terbang” yang disebut TF-X  dengan sayap lipat dan rotor untuk lepas landas dan mendarat vertikal.

VOLOCOPTER

Multicopter listrik dua kursi yang dibangun e-volo Jerman memiliki 18-rotor dan tampak seperti persilangan antara helikopter dan pesawat tanpa awak.  Kendaraan ini dikendalikan dari darat , menghilangkan kebutuhan pilot berlisensi.

ZEE

Mountain View, California, pengembang pesawat yang dibangun co-founder Google Larry Page  bekerja pada sebuah  bentuk baru transportasi yang revolusioner yang menggabungkan  aerodinamis, manufaktur canggih dan penggerak listrik. Pejabat perusahaan menolak untuk memberikan rincian tentang proyek Zee ini.

Facebook Comments