Terbang Bersama Hewan Peliharaan Kesayangan

Ada ratusan juta heran peliharaan, terutama anjing dan kucing, ada di dunia ini. Menurut data, sekitar 60 persen penumpang pesawat seringa atau setidaknya pernah, terbang bersama hewan peliharaan mereka. Selain anjing dan kucing, hewan yang cukup populer dengan terbang adalah burung, ular tak berbisa, dan binatang melata kecil.

Menikmati perjalanan dengan hewan peliharaan memang mengasyikkan. Namun itu bukan sesuatu yang mudah. Tentu berbeda, terbang sendiri atau bersama kawan dan saudara yang sama-sama manusia, dengan terbang membawa hewan peliharaan. Seseorang yang merencanakan perjalanan dengan hewan peliharaan, harus memahami berbagai aturan yang berlaku.

Pertama yang harus dilakukan adalah melakukan riset. Tidak hanya perlu mencari tiket ke kota tujuan, harga dan cara pembayaran yang diminta, yang lebih penting justru membaca peraturan internal maskapai bersangkutan. Sebelum membeli tiket, pelajari peraturan maskapai penerbangan tentang bepergian dengan hewan peliharaan. Setiap maskapai berhak menentukan aturan internal mereka dengan berpedoman kepada aturan internasional. Kebanyakan aturan ini tidak dapat ditawar-tawar, sehingga jangan mengambil resiko. Jangan pernah berpikir bahwa penumpang bisa berdebat dengan petugas maskapai ketika akan terbang.

Secara umum, dan ini berlaku internasional, hewan peliharaan yang juga menjadi pemandu, seperti misalnya anjing bagi penumpang tuna netra, pasti diizinkan di kabin pesawat. Syaratnya, hewan ini tidak menghalangi lorong. Mereka bisa terbang tanpa biaya tambahan karena dianggap sebagai bagian penting bagi penumpang itu sendiri.

Yang harus dilakukan adalah calon penumpang menghubungi maskapai penerbangan terlebih dahulu, untuk mengetahui aturan lebih rinci dan dokumentasi yang diperlukan untuk terbang bersama hewan pemandu semacam ini.

Banyak maskapai mengijinkan hewan peliharaan terbang di dalam kabin, tetapi ingat tidak semua memberi ijin semacam ini.  Syaratnya adalah memenuhi persyaratan ukuran dan hewan itu bisa dibawa sebagai barang bawaan. Surat pemesanan untuk membawa hewan ke dalam kabin dan keterangan kesehatannya mungkin diperlukan. Ingat, pesan kursi untuk hewan peliharaan pada saat yang sama dengan tiket penerbangan.

Dalam kasus tertentu, pembatasan diberlakukan oleh maskapai menurut cuaca yang berlangsung. Banyak maskapai penerbangan memiliki pembatasan mengangkut hewan di kabin, terutama saat cuaca sangat panas atau sangat dingin. Sejumlah maskapai penerbangan juga menolak untuk mengangkut anjing atau kucing dari ras tertentu dengan alasan masing-masing. Pelajari secara lengkap, apakah hewan peliharaan kita termasuk jenis yang tidak diperbolehkan terbang dengan maskapai tertentu.

Sama pentingnya adalah melakukan riset aturan tentang hewan peliharaan di kota atau negara tujuan penerbangan. Hawaii, Jepang dan Inggris, misalnya, memiliki peraturan karantina yang ketat. Pemilik heran peliharaan mungkin harus menunjukkan sertifikat kesehatan dokter hewan yang terbaru.